ini salah satu Penerapan algoritma prims
bisa diperhatikan sebagai berikut:Misalkan titik menggambarkan vertices dan garis menggambarkan edge
dalam sebuah graph, maka algoritma
prims melakukan kalkulasi terhadap semua kemungkinan bobot terkecil dari setiap
titik.
Friday, April 3, 2015
Penerapan algoritma prims
Ini
adalah graf berbobot awal. Graf ini bukan pohon karena ada circuit. Nama yang
lebih tepat untuk diagram ini adalah graf atau jaringan. Angka-angka dekat
garis penghubung adalah bobotnya. Belum ada garis yang ditandai, dan node D dipilih.
Sisi pertama yang akan kita tambahkan ke dalam pohon
merentang minimum T adalah sisi yang berbobot minimum dan bersisian dengan
simpul D. Dari keempat sisi yang ada, sisi (D,A) berbobot paling kecil yaitu sebesar
5, karena itu sisi tersebut kita tambahkan ke dalam T (ditanda warna biru
muda).
Langkah diatas kita ulangi, tetapi kali ini kita mencari
sisi berbobot minimum yang bersisian dengan simpul D dan A, yaitu sisi (D,F)
yang memiliki besar bobot 6, jadi kita tandai node F dan cabang DF.
Algoritma
ini berlanjut seperti di atas. Node B,
yang jauhnya 7 dari A, ditandai.
Di sini, cabang DB ditandai
merah, karena baik node B dan
node D telah ditandai hijau, sehingga
DB tidak dapat digunakan.
Dalam
hal ini, kita dapat memilih antara C,
E, dan G. C jauhnya 8 dari
B, E 7 dari B, dan G 11 dari F. E yang terdekat,
jadi kita tandai node E dan
cabang EB. Dua cabang lain
ditandai merah, karena kedua node yang terhubung telah digunakan.
Di sini,
node yang tersedia adalah C dan G. C jauhnya 5 dari E,
dan G 9 dari E. C dipilih, jadi ditandai bersama dengan cabang EC. Cabang BC juga ditandai merah.
Node G adalah satu-satunya yang tersisa.
Jauhnya 11 dari F, dan 9 dari E. E lebih dekat, jadi kita tandai cabang EG. Sekarang semua node telah terhubung, dan pohon rentang minimum
ditunjukkan dengan warna hijau, bobotnya 39.






0 comments:
Post a Comment