Friday, April 3, 2015
SEJARAH KRIPTOGRAFI
Dalam The CodeBreaker yang
ditulis oleh Kahn, terlihat bahwa kriptografi mempunyai sejarah yang panjang.
Kriptografi sudah digunakan oleh bangsa Mesir Kuno sekitar 4000 tahun sampai
abad 20 dimana kriptografi berperanan penting di dalam perang dunia pertama dan
kedua. Juga diungkap bahwa latar belakang sejarah yang panjang itu sangat
menentukan perkembangan ilmu kriptografi itu sendiri baik dari segi teoretik
maupun aplikasinya.
Awalnya kriptografi sangat
dominan digunakan dalam bidang-bidang yang berhubungan dengan militer, layanan
diplomatik, dan pemerintahan secara umum. Dalam hal ini kriptografi digunakan
sebagai suatu alat untuk melindungi strategi dan rahasia negara. Perkembangan
sistem komunikasi dan komputer pada tahun 1960 an membawa kriptografi memasuki
sektor swasta sebagai alat untuk melindungi informasi dalam bentuk dijitel dan
untuk memberikan layanan keamanan.
Hasil kerja Feistel di IBM
pada awal tahun 1970 an dan puncaknya ada tahun 1977, DES (Data Ecryption
Standart) merupakan karya kriptografi yang paling terkenal di dalam sejarah.
Karya ini menjadi alat keamanan komersial elektronik di banyak institusi
keuangan di seluruh dunia hingga pertengahan tahun 1990-an. DES secara
definitif terbukti tak-aman sejak Juli 1998. Walaupun demikian DES telah
melandasi prinsip-prinsip sandi simetrik modern yang dewasa ini muncul
produk-produk penggantinya seperti: AES (Advanced Ecryption Standart),
Blowfish, 3DES, RC5, dan lain sebagainya.
Yang cukup signifikan selanjutnya
adalah pada tahun 1976 ketika Diffie dan Hellman mempublikasikan suatu artikel
dengan judul New Directions in Cryptography. Artikel ini memperkenalkan konsep
revolusioner tentang kriptograpy kunci-publik (public-key cryptography) dan
juga memberikan suatu metode baru untuk perubahan kunci dimana keamanan
didasarkan pada pemecahan problem logaritme diskret. Walaupun penulis pada saat itu mengungkapkan hanya segi teoretiknya tanpa
bentuk praktisnya, namun karya ini telah memberikan cakrawala baru bagi para
ilmuwan kriptografi. Ini terbukti pada tahun 1978, Rivest, Shamir, dan Adleman menemukan
bentuk praktis yang pertama untuk skema enkripsi dan penandaan kunci publik
yang sekarang dikenal dengan skema RSA. Skema ini didasarkan pada problem
matematika yang sulit lainnya, yaitu pemecahan masalah faktorisasi intejer
besar. Bentuk praktis skema kunci-publik lainya ditemukan oleh ElGamal pada
tahun 1985. Sebagaimana karya Di¢ e dan Hellman, skema ini juga didasarkan pada
pemecahan problem logaritme diskret.
Sumbangan yang paling
signifikan yang diberikan olen kriptografi kunci-publik adalah penandaan
dijitel (digital signature). Pada tahun1991 standar internasional pertama untuk
penandaan dijitel diadopsi dari ISO/IEC 9796. Standar internasional penandaan
dijitel ini didasarkan ada skema kunci-publik RSA. Pada tahun 1994 pemerintah
Amerika Serikat mengadopsi standar penandaan dijitel yang mekanismenya didasarkan
pada skema kunci-publik ElGamal.






0 comments:
Post a Comment